PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikoterapiPsikologi Lintas Budaya

arugamama

arugamama

Ringkasan Singkat

Konsep dalam Terapi Morita Jepang yang berarti menerima kenyataan atau keadaan diri sendiri sebagaimana adanya tanpa mencoba memanipulasinya.

Arugamama adalah istilah sentral dalam Terapi Morita, sebuah pendekatan psikoterapi asal Jepang yang dikembangkan oleh Shoma Morita. Secara harfiah, istilah ini berarti 'sebagaimana adanya'. Konsep ini menekankan pada penerimaan penuh terhadap perasaan, pikiran, dan keadaan fisik saat ini, meskipun hal tersebut tidak menyenangkan atau menyakitkan.

Berbeda dengan terapi Barat yang sering berfokus pada mengubah pikiran negatif, Arugamama mengajarkan individu untuk membiarkan perasaan tersebut ada tanpa perlawanan, sambil tetap fokus pada tindakan dan tanggung jawab hidup yang nyata. Ini dianggap sebagai kunci untuk memutus siklus kecemasan (shinkeishitsu), di mana seseorang terjebak dalam upaya sia-sia untuk mengendalikan emosi yang tidak terkendali secara alami.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Morita, S. (1998). Morita Therapy and the True Nature of Anxiety-Based Disorders. State University of New York Press.
  • Reynolds, D. K. (1976). Morita Psychotherapy. University of California Press.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback